NEGARA KORUPTOR

Jakarta – Total dana
haji yang dikelola
Kemenag mencapai Rp
70 triliun. Dana ini
dihimpun dari para
jamaah yang setor untuk biaya keberangkatan.
Dana ini ini diinvestasikan ke deposito perbankan
dan surat utang syariah (sukuk) yang diterbitkan
Kementerian Keuangan. Lalu untuk apa
bunganya?
“Bunganya atau keuntungan investasi untuk
subsidi, misalnya subsidi makan di Madinah,
subsidi makan di Makkah, untuk bayar biaya di
airport dan lain-lain selama haji,” terang Irjen
Kemenag M Jasin saat dikonfirmasi, Selasa
(27/5/2014).
Jasin yang pernah menjabat sebagai pimpinan
KPK ini menjelaskan, penggunaan dana haji
diawasi dengan ketat di bawah Dirjen Urusan Haji
dan Umroh. Penggunaan keuntungan investasi
dana haji itu untuk kebaikan umat.
“Untuk yang memberi manfaat. Untuk asuransi,
biaya paspor jamaah, general service, makan di
Madinah, dan living cost di Mekkah,” tambah dia.
Jasin juga menegaskan, pemanfaatan dana haji
ini sepenuhnya untuk pembiayaan jamaah haji
selama di Saudi. Perbaikan terus dilakukan untuk
penggunaan dana haji ini.
“Pemanfaatan untuk yang memberi kebaikan,”
tutup Jasin yang masuk ke Kemenag pada 2012
ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s